D A R A T A N K O D E

Just Type Code

IT Support

Kali ini saya akan berbagi pengalaman bekerja sebagai IT Support. Kenapa IT Support? Karena itu pekerjaan pertama saya dalam mengawali karir bekerja hingga Oktober 2020. Banyak orang, bahkan para pemula menyepelekan pekerjaan ini. Bisa dibilang pekerjaan ini tidak memiliki spesialisasi nya dalam bekerja, tidak seperti para programmer, DBA, UI/UX Designer, IT Backend Developer dan lain sebagainya yang memiliki bidang keahlian khusus.

Tapi buat kalian yang memang baru mengawali pekerjaan sebagai IT Support jangan berkecil hati, karena dibalik status yang tidak banyak dilirik oleh para pencari kerja yang ingin memiliki status dalam bidang pekerjaannya, saya bisa menyatakan bahwa IT Support itu sebagai pekerjaan Superman. Kenapa demikian, karena IT Support dituntut untuk bisa menguasai banyak bidang pekerjaan IT yang umumnya tidak mampu dikerjakan oleh para Programmer maupun designer sekalipun.

Saya akan sedikit menceritakan pengalaman bekerja saya yang diawali pada 2 Januari 2015, saya memulai pekerjaan Sebagai IT Support dengan fokus pekerjaan pada Store Support karena saya Bekerja di perusahaan Retail terbesar plat merah, mungkin sudah banyak yang tahu perusahaan manakah itu, silahkan ditebak saja.

Awal mula saya bekerja saya merasakan ketidaknyamanan karena serasa pekerjaan ini tidak sesuai dengan bidang semasa kuliah saya dahulu di Teknik Informatika. Pekerjaan ini saya jalani walaupun saya kurang senang dalam menjalaninya karena pekerjaan ini mengharuskan saya untuk bisa mobile ke berbagai tempat sesuai dengan cakupan area saya, saat itu saya memegang sejumlah 31 toko retail, setiap waktunya saya harus berkeliling memastikan aplikasi, database, perangkat computer jaringan dan lain sebagainya dapat bekerja dengan baik.

Sisi positif dari pekerjaan yang saya lakukan adalah saya jadi mengetahui tentang alur bisnis retail dari operasional toko, seberapa penting perangkat IT terhadap peningkatan sales. Ternyata perangkat IT sangatlah penting, tanpa Teknologi personil toko sangat kesulitan dalam operasional nya. Salah satu perangkat IT terganggu, maka sales toko itu pun turun.

Jadi disini peran IT Support dalam melayani operasional toko, mereka sangat bergantung terhadap perangkat IT dalam setiap aktifitasnya di toko. Aplikasi POS, jaringan internet dan lain-lain, semuanya harus bisa bekerja dan saling bergantung satu sama lain.

Hal itu yang tidak bisa dilakukan oleh para Programmer, benar mereka yang membuat aplikasi, tapi mereka tidak mengetahui secara langsung detail operasional dilapangan serta kekurangan apa saja pada aplikasi yang mereka buat, disini peran IT Support pun bekerja.

Singkat cerita 7 bulan lamanya saya bekerja sebagai IT Support, saya dipindahkan ke divisi Office karena kekurangan orang, jadi IT Support ditempat saya bekerja terdapat 2 bagian yaitu Store dan Office. Untuk IT Support Office, mereka lebih ke support departemen Office dan juga Warehouse karena ada gudangnya juga, disini saya juga mengenal apa itu PTL System.

Semenjak saya ditempatkan di office, pikiran saya sangat terbuka lebar, betapa luas nya pengetahuan yang harus saya kuasai pada saat itu. Karena saya harus melakukan support kepada user di office, mulai dari perangkat komputernya, perangkat sistem warehouse, server, jaringan, sistem aplikasi dan masih banyak lagi.

Semenjak di office, saya mulai tertantang dengan pekerjaan ini, karena saya harus mengetahui proses bisnis retail secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi toko nya saja, tapi hingga ke warehouse dan supplier. Serta proses bisnis lain nya seperti Marketing, Warehouse, Acounting Finance, Operation dan lainnya.

Banyak sekali pemahaman yang harus saya kuasai, ini yang tidak dimiliki Programmer kalaupun ada, mereka terbagi kedalam tim tidak semuanya memegang modul tersebut. Di Office saya jadi lebih memahami tentang retail, mulai dari perhitungan sales, stock opname, on hand, dan reporting yang dibutuhkan departemen operasional setiap waktunya. selama 5 tahun 1 bulan saya bekerja di bagian office, pahit manis semua sudah dirasakan, lingkungan kerja yang nyaman membuat saya tetap bertahan dengan pekerjaan ini.

Di office pun saya di tuntut agar bisa membuat aplikasi bantu untuk user, karena programmer di head office tidak mungkin membuatkan aplikasi bantu tersebut untuk semua cabang, karena request user selalu berbeda-beda di tiap cabangnya, saya diminta untuk membuat aplikasi bantu web base, karena user menginginkan aplikasi tersebut dapat di akses di berbagai perangkat tanpa ribet, tujuan utama nya adalah untuk melihat report pencapaian sales perhari nya dengan cepat.

Saat itu saya mulai berfokus untuk mengembangkan aplikasi bantu agar mempermudah pekerjaan user, khususnya departemen operasional, karena merekalah ujung tombak perusahaan retail. Jadi walaupun status IT Support, tapi kita juga berperan sebagai programmer, tidak hanya itu, saya juga membuat database tampungan untuk mempercepat proses reporting dari data mentah serta membuat backend untuk mengelola database tersebut dengan job schedule, sudah seperti IT Backend dan DBA bukan?, dalam pembuatan aplikasinya, saya mengerjakannya seorang diri mulai dari perancangan database, alur aplikasi, user interface dan hal lain nya layaknya fullstack developer. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?.

Pada intinya banyak sekali pembelajaran yang harus dipahami pada saat itu, saya pun sempat diminta untuk membuat bot telegram untuk report data otomatis dan berdasarkan request user. Sampai pada saatnya, saya diberi kesempatan untuk melangkahkan kaki lebih kedepan dalam hal karir saya. Hingga mengakhiri karir saya sebagai IT Office Support pada bulan Oktober 2020 kemarin.
bukan karena merasa bosan atau tidak kuat dengan pekerjaannya, melainkan karena kesempatan karir lebih berbuka yang saya dapatkan.

Lantas kemana saya melanjutkan karir saya di bulan November hingga saat ini? Kita akan lanjutkan di artikel selanjutnya ya.

Pada intinya, setiap pekerjaan memiliki peran penting dalam suatu perusahaan, jangan berkecil hati jika kita tidak mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan, karena belum tentu pekerjaan yang saat ini kita kerjakan itu membosankan atau tidak menarik. Hanya masalah waktu agar kita bisa menikmati pekerjaan kita masing-masing, tetap tekun dalam bekerja, dan selalu bersyukur akrena itu kuncinya sukses dalam segala hal.

Oleh karena itu saya menarik kesimpulan bahwa IT Support adalah IT Super Support 24/7, sekian artikel kali ini, terima kasih.

Leave a Comment