D A R A T A N K O D E

Just Type Code

Sequence Diagram

Selamat datang kembali di daratankode. Diagram yang akan kami bahas kali ini adalah Sequence Diagram. Sequence Diagram adalah diagram yang menjelaskan interaksi beberapa objek pada waktu tertentu secara berurutan. Diagram yang ada dalam UML sama seperti Activity Diagram dan Use Case Diagram.

Sama seperti dua diagram sebelumnya, Sequence Diagram juga memiliki notasinya sendiri. Menurut pendapat Satzinger, J.W., Jackson, R.B., dan Brud, S.D. (2010, p252), notasi di dalam sequence diagram adalah sebagai berikut :

  • Aktor : Merupakan pengguna yang berinteraksi secara langsung dengan sistem
  • Input Message : Merupakan pesan input dari pengguna ke dalam suatu sistem
  • Returned Value : Merupakan pesan output dari suatu sistem ke pengguna, hasil dari pemrosesan input
  • Object : Merupakan objek-objek yang berinteraksi di dalam sequence diagram
  • Object lifeline : Menggambarkan urutan pesan dari atas ke bawah

Membuat Sequence Diagram

Agar teman-teman tidak bingung dengan penjelasan notasi diatas, kita langsung saja membuat contoh Sequence Diagram untuk melihat penggunaan setiap notasi nya. Saya akan membuat proses yang ada di usecase yang sudah saya buat di artikel sebelumnya yaitu proses menambah data buku dan mengubah data buku. Saya masih menggunakan StarUML untuk membuat Sequence Diagram. Berikut Sequence Diagram yang sudah dibuat beserta penjelasannya :

Sequence Diagram Menambah Data Buku
Sequence Diagram Mengubah Data Buku
  • Aktor pada sequence diagram ini adalah pengguna. Notasinya dapat berupa seperti gambar diatas atau dapat berupa gambar orang seperti yang ada di use case diagram. Tergantung kita menggunakan tools apa ketika membuatnya.
  • Nomor yang ada di sequence diagram menjelaskan urutan proses yang dilakukan
  • Buku admin dan m buku adalah objek yang terlibat dalam proses ini. m buku merupakan tabel master buku yang ada di database
  • Proses hasil dari database merupakan proses balikan dari database sehingga digambarkan dengan garis putus-putus

Membuat sequence diagram memerlukan niat yang lebih tinggi lagi dikarenakan diagram yang dibuat akan sebanyak proses yang ada pada diagram use case diagram. Semakin banyak prosesnya maka akan semakin banyak pula sequence diagram. Diagram ini akan sangat membantu sekali ketika kita akan membuat suatu sistem perangkat lunak. Alur prosesnya akan terlihat jelas dengan adanya diagram ini di dalam dokumen teknis.

Penjelasan mengenai pembuatan dokumen teknis akan ada di tulisan yang lain. Masukkan tulisan ini dapat teman-teman tulis di kolom komentar. Mari sama-sama terus untuk belajar.

Related Post

Leave a Comment